Tanya Jawab
article thumbnailAtasi Jurang Teknologi dan Bisnis dengan Inkubator
16/06/2011

Jurang antara Teknologi dan Bisnis akan semakin dalam jika tidak segera dicarikan solusinya. Diperlu [ ... ]


Lainnya
Resensi
article thumbnailOrkestra Inovasi dan Kekuatan Daya Saing

Judul    : Knowledge and Innovation, Platform Kekuatan Daya Saing
Penulis  : Zuhal
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal     : x + 485 halaman
Cetakan: I, 2010

Kunci kemajuan suatu bangsa sejatiny [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Penulisan Iptek-Hakteknas 2012

LATAR BELAKANG

Banyak negara mencapai kemajuan dan kemakmuran karena mengandalkan sumberdaya manusia yang kreatif dan inovatif untuk dapat meningkatkan daya saing negara dan mencapai kemandirian bang [ ... ]


Artikel Lainnya
workshop

Berita ini

Telah dibaca: 442

BOR dan AIPI Berikan 60 Juta Untuk Penelitian Humaniora

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Enam peneliti terpilih, berhasil mendapatkan bantuan dana penelitian bidang humaniora dari Biro Oktroi Roosseno (BOR) dan Akademi Ilmu Pengetahuan (AIPI) Indonesia untuk tahun 2012.

Ke enam peneliti memperoleh bantuan tersebut dalam program Pemberian Penghargaan kepada peneliti muda Indonesia. Mereka adalah, Fransiska Widyawati (STIKIP St.Paulus, Flores, NTT), M. Zamzaman Fauzan (FIB, UGM Yogyakarta), Bustaman-Ahmad Kamaruzzaman (Lembaga Studi Agama dan Masyarakat, Aceh), Bagus Aryo (UI), Hasbir Paserangi (FH Unhas, Makassar), Gayung Kasuma (LPPM Unair, Surabaya).   

"Masing-masing mendapatkan 60 juta untuk satu tahun penelitian," ucap Toety Heraty N Roosseno dari Biro Oktroi Roosseno, di sela Lokakarya di Jakarta, Jumat (22/6).

Toety melanjutkan ajang pemberian penghargaan kepada peneliti harus diikuti dengan kepedulian terhadap kadar intelektualnya. Apalagi peneliti yang mendapatkan dana bantuan ini berasal dari seluruh Indonesia.

Tahun sebelumnya, Biro Oktroi dan AIPI juga memberikan penghargaan kepada lima peneliti yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan penelitiannya masih berlangsung hingga kini. Bidang penelitiannya merupakan ilmu dasar dan perekayasaan.

"Saya bangga pada para peneliti ini, karena mereka peduli pada keanekaragaman hayati Indonesia, ketahanan pangan dan alternatif energi," katanya.

Dengan adanya hasil penelitian tersebut Toety berharap akan diikuti dengan mendaftarkan penelitiannya dan dipatenkan. Jika sudah dipatenkan maka hasil penelitiannya bisa dikomersialkan.

Di sisi lain Toety mengatakan untuk tahun 2012 bidang penelitian humaniora penelitian tidak bisa dipatenkan. Meski demikian penelitian humaniora akan sangat membantu dalam mencegah ancaman dari negara lain terkait kekayaan budaya Indonesia.

Kriteria untuk mendapatkan dana penelitian dari Biro Oktroi Roosseno dan AIPI adalah peneliti berusia di bawah 45 tahun dan telah mapan di bidang penelitian yang ditekuni. Penawaran bantuan dana disebar ke seluruh perguruan tinggi di Indonesia, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama dan kementerian Lingkungan Hidup.
 
komunitas

Komentar Terbaru

subscribe

iklantechno
Kolom
article thumbnailImplikasi Lingkungan Akibat Pengembangan Jakarta
22/12/2009 |

Banjir musiman di Jakarta dapat diestimasikan terjadi pada setiap awal tahun dan akhir tahun. Banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya banjir di Jakarta, diantaranya karena semakin meluasnya wil [ ... ]


Artikel Lainnya
    Info Produk
    Angket
    Artikel Apa Yang Anda Sukai?
     
    iklanmapiptek