Tanya Jawab
article thumbnailM-RNA untuk Menambah Umur Biologis
02/02/2015

  Belakangan kian banyak muncul penyakit degeneratif dan gejala penuaan (aging). Bagaimana men [ ... ]


Lainnya
Resensi
article thumbnailMengupas Potensi Sagu yang Terabaikan

Judul Buku:  Sagu, Potensi yang Masih Terabaikan Penulis: Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi Penerbit: PT Bhuana Ilmu Populer Tebal: xxv + 211 halaman Cetakan : I, 2011   Sejak dulu,  [ ... ]


Artikel Lainnya
Advertorial
article thumbnailLomba Penulisan dan Foto Iptek 2014

  LATAR BELAKANG Intensitas persaingan antarnegara yang semakin tinggi telah menjadi ciri utama dinamika perekonomian global pada abad ke-21 ini. Eksistensi sebuah negara sangat ditentukan oleh k [ ... ]


Artikel Lainnya
workshop

Berita ini

Telah dibaca: 2317

Indonesia Mengalami De-Industrialisasi

Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 

news_581Jakarta : Kalangan peneliti dan perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengindikasikan terjadi de-industrialisasi di Indonesia. Hal itu tercermin melalui pertumbuhan TFP (Total Factor Productivity ) sector industri selama 2002-2007 yang cenderung turun bahkan stagnan pada 2008 atau mengalami pertumbuhan nol persen.

 “Kami mencatat sector industri, khususnya industri pengolahan merupakan sektor yang pertumbuhan teknologinya cenderung turun, yang memberikan indikasi terjadinya proses de-industrialisasi. Hal ini berlangsung hingga 2008 yang menunjukkan pertumbuhan stagnan atau nol persen,” ujar Kepala BPPT Dr  Ir Marzan A. Iskandar  kepada wartawan dalam paparan “Catatan Akhir Tahun BPPT 2009” di Jakarta hari ini.

Pada 2008, BPPT melakukan perhitungan TFP nasional untuk 1976—2007. Sedangkan pada 2009 telah dilakukan perhitungan TFP 1984—2007 untuk 11 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, D I Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua.

Dari penghitungan di 11 propinsi, tercatat rata-rata TFP Nasional sekitar 1,69. Tertinggi dicapai Jawa Barat yang mencapai 6,30 diikuti Sumatera Barat 4,10, dan Jakarta 3,20. Namun, 3 provinsi yang memiliki TFP di bawah angka nasional, yaitu DI Yogyakarta, Kalimantan Timur dan terendah Papua.

Dari keseluruhan bidang, sektor transportasi dan komunikasi merupakan sektor dengan pertumbuhan teknologi yang selalu meningkat atau mengalami pertumbuhan rata-rata 15 persen.

Pendekatan TFP berasal dari teori pertumbuhan ekonomi yang didasari asumsi bahwa total hasil produksi dipengaruhi oleh jumlah modal (kapital), tenaga kerja dan teknologi yang digunakan. Perkembangan teknologi selanjutnya dihitung sebagai selisih dari pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan modal, serta pertumbuhan tenaga kerja. (Lea)

 

Komentar  

 
0 #2 work from home 17-10-2014 23:22
3: Network marketing - This is 1 that a lot of individuals are skeptical about and
you must be. Not all network advertising possibilities
on-line are genuine. You truly can make a wonderful income at residence with
a great and reputable network marketing opportunity if you just take some time to
truly find the correct a single. Starting to operate from house on the web is not aas
difficult as you may well feel.
Kutip
 
 
0 #1 Jay Cutler 08-10-2014 17:56
This is my prediction that phil heath will cone very first and win mr olympia
2014 and there will be wonderful battle between Kai greene and Dennis wolf for second placePhil heath is existing Mr.
Olympia 2013.
Kutip
 

Buat Komentar


Kode CAPTCHA
Refresh

komunitas

Komentar Terbaru

subscribe

iklantechno
Kolom
article thumbnailJejak Meteor di Antartika
14/01/2015 | Dedi Junaedi

Menjelang akhir tahun 2014, Geofisikan Jerman menjejak fenomena tidak biasa. Dalam satu penerbangan rutin di wilayah kutub Utara, dia menyaksikan adanya jejak aneh membekas di atas hamparan es laut  [ ... ]


Artikel Lainnya
Info Produk
Angket
Artikel Apa Yang Anda Sukai?
 
iklanmapiptek