Berita ini
Telah dibaca: 734Indonesia Mampu Mengembangkan Teknologi Pangan Hingga Mobil Sport
Bangsa Indonesia bangsa yang besar bukan saja dari sisi geografis dan jumlah penduduk namun anak bangsanya juga telah mampu melakukan berbagai kegiatan berbasis teknologi. Mulai dari penciptaan teknologi pangan hingga teknologi otomotif sudah bisa dilakukan oleh para peneliti-peneliti Indonesia. Belum lama ini pada 22 Agustus 2011 diselenggarakan Panen Benih Unggul Padi Hasil Litbang BATAN di Kebun Propinsi Kawasan Puspitek Serpong. pemanenan varietas inpari sidenuk (inbreeding padi irigasi diseminasi Iptek Nuklir) dilakukan oleh Deputi Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Riset dan Teknologi, Syamsa Ardisasmita.
Panen padi ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Dahmi, Kepala BATAN, Hudi Hastowo, Asisten Deputi Jaringan Penyedia dengan Pengguna Kementerian Riset dan Teknologi, Wisnu Sardjono Soenarso.
Benih unggul tersebut merupakan hasil penelitian dari BATAN dalam rangka ketersediaan pangan utama secara berkelanjutan. Langkah ini merupakan implementasi sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mengatur bahwa setiap rekomendasi teknologi perlu disertai dengan komponen teknologi, pelestarian lingkungan dan para petani/kelompok tani disiapkan untuk memahami komponen-komponen teknologi pendukungnya.
Oleh karena itulah benih unggul tersebut termasuk dalam program Insentif Riset Strategis Kementerian Riset dan Teknologi untuk varietas padi unggul hasil penelitian dan pengembangan dari BATAN yang di tanam di lahan sawah di kawasan Puspiptek Serpong.
Lahan yang dialokasikan bagi program ini merupakan lahan marginal berupa lahan semi rawa dengan pH tanah sangat asam (4,5-5,5). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil penelitian BATAN kepada masyarakat sekaligus aplikasi teknik budidaya padi yang tepat untuk pengelolahan pangan marginal.
Kepala Bidang Pertanian Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR), Sobrizal mengatakan, Varietas sidenuk memiliki produktivitas tinggi, yaitu 10,4 ton per hektar. Sementara varietas padi biasa, seperti ciherang, hanya 6 ton per hektar.
Total luas lahan yang digunakan untuk penanaman padi adalah 6,6 Hekatar dengan rincian untuk varietas Mira-1 dan Bestari masing-masing seluas 1,75 hektar, Pandanputri seluas 0,4 hektar, inpari Sidenuk 2,5 Hektar dan variants Ciherang sebagai control nasional seluas 0,2 hektar.
Keunggulan variatas padi batan yang ditanam antara lain rasa nasi yang pulen, umur genjah (103 hari pada Inpari Sidenuk, 113-120 hari pada Mira-1 dan Bestari , serta 127-130 hari didataran tinggi dan 115-120 hari didataran rendah untuk Pandan Putri).
Mobil Sport ala LIPI
Di bidang otomotif, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah berhasil merakit mobil sport listrik SKEV-1 (Signal Kustom Electric Vehicle 1). Kendaraan sport listrik ini dibuat atas kerjasama antara coachbuilder Signal Kustom, dan didukung oleh Auto Vision serta Alpine yang masing-masing memasok lampu dan perangkat Audio multimedia.
Menurut Andre Mulyadi dari Signal Kustom Bandung, SKEV-1 awalnya diciptakan untuk ikut ajang kontes modifikasi Autoblackthrough 2010.
Kendaraan tersebut dibuat dengan 4 buah Subwoofer 10 inci, 4 speaker 6 inci berikut tweeter-nya dan 3 unit power plus 7 layar LCD touchscreen yang seluruhnya dipasok oleh PT Multi Mayaka dengan produk Alpine.
Menurut Andre SKEV-1 dirancang dan dibangun oleh tim desainer Signal Kustom, mulai dari sasis sistem suspensi hingga bagian bodinya yang terbuat dari perpaduan logam, serat kaca dan serat karbon. "Bisa dibilang 95 persen kita membuatnya sendiri," ujar Andre.
Awalnya, Kepala Bidang Peralatan Transportasi di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI Ir Abdul Hapid yang ditemuinya ketika itu menolak. Namun setelah Andre menjelaskan dan menyodorkan rancangan SKEV-1, Hapid pun bersedia membantu.
Mobil sport ini trinspirasi dari bentuk mobil Formula 1 dan mobil balap ketahanan 24 Jam LeMans ini memiliki sistem penggerak listrik yang pembuatannya digarap oleh tim dari LIPI.
Abdul Hapid mengatakan bahwa SKEV-1 dibekali dengan baterai lithium-ion generasi terbaru dengan kepadatan energi (energy density) yang tinggi. Baterai bertegangan 96 Volt berkapasitas 200 Ah ini hanya butuh 4 jam pengisian agar kembali penuh dari kondisi 30 persen.
Bahkan jika menggunakan sistem pengisian cepat (rapid charger), kendaraan berbobot sekitar 700-800 kg ini hanya butuh 15 hingga 20 menit hingga baterainya penuh terisi.
"Masalahnya untuk membuat perangkat itu membutuhkan biaya dan daya listrik yang besar yaitu sekitar 100 Amper. Jadi saat ini menggunakan sumber kelistrikan rumah 220 volt dengan daya 42 Amper untuk mengisinya," tutur Hapid.
Dengan motor listrik AC berkekuatan 60 hp, SKEV-1 diperkirakan mampu menempuh jarak 140-150 km sekali isi, namun belum pernah dicoba berapa kecepatan puncaknya. Menurut perkiraan Hapid, SKEV-1 bisa dipacu lebih dari 140 km/jam.
Tampilan kendaraan streamline dan futuristis ini kian sempurna berkat penggunaan ban-ban high performance lansiran Pirelli. Bagian depannya dibekali ukuran 295/30 ZR19 sementara bagian belakangnya memiliki dimensi 355/25 ZR19.
Remnya mengandalkan empat cakram model ventilated & perforated berdiameter lebar yang dijepit oleh caliper piston lansiran Brembo. Sebagai kendaraan listrik memiliki sistem regenerative yang mampu mengembalikan listrik ke baterai saat pengereman dan deselerasi.
SKEV-1 ini menjadi tontonan yang paling banyak menarik perhatian saat di pamerkan di Puspitek Serpong pada peringatan Haktenas ke 16 10-12 Agustus 2011 lalu.*
KLIBS Usung Anastesi Lokal untuk Bantu Orang Miskin
Dunia kedokteran sudah lama mengenal anastesi lokal atau bius lokal. Namun penerapan bius... Read moreSelasa, 05 April 2011 15:37
Implikasi Lingkungan Akibat Pengembangan Jakarta
Banjir musiman di Jakarta dapat diestimasikan terjadi pada setiap awal tahun dan akhir tahun. Banyak... Read moreSelasa, 22 Desember 2009 00:00
Adiseno PhD
Adiseno PhD Bandung, 14 November 1967Bidang Keilmuan : MIPA Kimia Elektronika Adiseno memperoleh... Read moreSelasa, 01 Juni 2010 00:00
Noer Laily, Dra. Msi
Usia muda tidak berarti sedikit berkarya. Dra Noer Laily, Msi mampu membuktikan di usianya yang... Read moreSabtu, 13 Maret 2010 18:53
Kris Tri Basuki,Prof .Dr
Dua jenjang pendidikan tinggi sebelumnya, Sarjana Muda maupun Sarjana, yang ditekuni Kris, di... Read moreSelasa, 16 Maret 2010 21:50
Tahun ini Musim Kemarau Hanya Dua Bulan
Musim kemarau pada tahun ini mengalami pergesaran atau kemunduran. Untuk wilayah Sumatera, Sulawesi... Read moreJumat, 18 Juni 2010 18:15
Amin Santosa Zarkasi, M.Sc, Ph.D.
Amin Santosa Zarkasi, M.Sc, Ph.D Kebumen, 17 Desember 1953 Bidang Keilmuan : MIPA Fisika Fisika At... Read moreSelasa, 01 Juni 2010 00:00
Menristek: SINas Iptek Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Menristek Suharna Surapranata menegaskan bahwa pembentukan Sistem Inovasi Nasional (SINas) tidak... Read moreSenin, 14 Juni 2010 12:57
Pengumuman Pemenang Lomba Penulisan Iptek
Sejak diumumkan hingga tanggal 30 Juli 2010 yang merupakan batas akhir penulisan dan pengiriman... Read moreSelasa, 10 Agustus 2010 08:05
Asep Karsidi Jabat Kepala Bakosurtanal
Menristek Suharna Surapranata hari ini melantik Dr. Asep Karsidi sebagai Kepala Badan Koordinasi... Read moreSelasa, 15 Juni 2010 16:12
Pacu Inovasi, Kementerian Ristek Bangun Strategi Kebersamaan
Sebagai upaya mensinergikan antara sisi penyedia dan sisi pengguna Iptek, Kementerian Riset dan... Read moreKamis, 01 Juli 2010 11:02
Deteksi Jantung Melalui Treadmill Test
Jakarta : Treadmill test hingga kini kerap diabaikan dalam proses medical check up penyakit jantung ... Read moreSelasa, 15 Juni 2010 14:07
Gunung Gede-Pangrango Tempat Hidup 600 Macan Tutul
Cipanas, 23/2 - Masih berkeliaran sekitar 600 macan tutul (Panthera pardus) di Taman Nasional... Read moreKamis, 24 Februari 2011 10:39
Lomba Komik Energi Baru dan Terbarukan
LOMBA KOMIKMENGEMBANGKAN DAN MENERAPKAN ENERGI BARU DAN TERBARUKANEnergi dan listrik merupakan... Read moreKamis, 23 Februari 2012 15:48
Biogas dari Limbah Tahu
Kementerian Riset dan Teknologi melalui Program Pengendalian Dampak Perubahan Iklim membuat proyek... Read moreJumat, 14 May 2010 12:01
Mapiptek Gelar Pelatihan Penulisan di 8 Universitas
Menulis karya ilmiah populer saat ini menjadi kebutuhan dan tuntutan kalangan akademisi. Banyak... Read moreRabu, 09 Februari 2011 10:48
Pengumuman Pemenang Lomba Karya Tulis Kota Ramah Lingkungan
Sebagai realisasi kampanye ”Go Green”, Mal Ciputra Jakarta telah menyelenggarakan lomba artikel... Read moreJumat, 14 Januari 2011 00:00
Siswa SD se-Jabodetabek Kunjungi PP IPTEK
Jakarta : Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menjadi bagian program acara ”Ayo Ke Museum Bersama Ibu... Read moreKamis, 17 Juni 2010 16:07
Minat Menulis Mahasiswa Minim
Ketua Program Mapiptek Edy Kuscahyanto menyayangkan kurangnya peminat mahasiswa dalam penulisan... Read moreKamis, 10 Februari 2011 15:45
Dekan FT Undip Bambang Pudjianto : Menulis Sama Artinya dengan Membaca dan Memahami
Menulis limiah harus ditunjang dengan membaca dan memahami berbagai hal, kata Dekan Fakultas Teknik... Read moreSelasa, 08 Maret 2011 13:48
Imlek Tak Selamanya Diwarnai Hujan Lebat
Imlek yang jatuh tepat pada Kamis, 3 Februari 2011, hanya sebagian kecil wilayah di Idnonesia yang... Read moreRabu, 02 Februari 2011 13:06
Komentar Terbaru
Habis BBM, Terbitlah EBT
kami mahasiswa teknik mesin Universitas BUng Karno... More...
03.02.13 03:11
By
LIPI Ubah Air Banjir Jadi Air ...
Gimana caranya mendapatkan alat tsb ? Apa ada di p... More...
21.01.13 22:14
By
Gempur Terigu dengan Makaroni ...
salam kenal... selamat atas penemuannya... smg ber... More...
25.11.12 00:22
By





















